AGAMA DAN MOBILISASI KEBUDAYAAN *
Oleh : Taufikurahman Masyarakat modern dihantui oleh instabilitas dan detruksi tanpa akhir. Ketidak pastian konomi, moneter serta politik dan perusakan lingkungan yang kian parah, belakangan, telah dirasa mengancam masa depan umat manusia. Salah satu kritik terhadap modernitas tersebut dapat ditemui dalam thesis Anthony Giddens tentang radicalized modernity; menurutnya masyarakat berada dalam gerbong sejarah menuju ketidakpastian. Walau Giddens menolak pandangan ekstrem tentang hilangnya subjek, dan masih percaya pada subjektifitas manusia yang diistilahkannya sebagai the ontological security, tetapi seperti para pengkritik modernitas lainnya, Giddens percaya bahwa modernitas memiliki high consequence risk berupa ketidakpastian (uncertainty).