UN, ABSURDITAS, UTOPIA DAN HARAPAN
Oleh: Taufikurrahman Alumni PP. Annuqayah Latee, Sumenep Tinggal di Sampang Absurd. Mungkin kata itulah yang tepat untuk menggambarkan kegaduhan di sekitar pelaksanaan UN (Ujian Nasional). Histeria kelulusan yang dilakoni siswa dengan mencorat-caret seragam, konvoi kendaraan bermotor di jalan, serta isak-tangis, amuk massa dari mereka yang tidak lulus ujian, berpadu dengan hidmatnya upacara Hardiknas. Pendidikan menjadi realitas yang sukar dipahami secara tautologis. Hibriditas makna berpendar tanpa kendali, di dalamnya. Kalau hibriditas kebudayaan berlangsung dalam proses mimikri, sebua peristiwa peniruan sekaligus persilangan bentuk kebudayaan dengan makna otentiknya, maka dalam pendidikan, proses hibridasi makna berlangsung dalam bentuk skizofrenia. Putusnya mata rantai pertandaan, di mana bentuk (penanda) tidak dikaitkan dengan satu makna (petanda) dengan cara yang pasti, sehingga menimbulkan kesimpangsiuran makna. Peristiwa ini tidak hanya melibatkan bahasa ...